favehotel Hyper Square Bandung, Kamar Paling Sultan Cuma 700ribuan

Balik menginap di hotel yang pernah diinapi? Aku pun sering. Biasanya karena sudah terlanjur nyaman. Kalau di Jakarta, ada Harper MT Haryono yang paling sering aku inapi. Nah di Bandung, aku pun ada nih. Masih dari Archipelago International juga, dengan brand yang erat melekat warna magenta. Betul banget, favehotel! Tepatnya di favehotel Hyper Square – Pasir Kaliki Bandung.

Ada beberapa alasan mengapa aku kembali ke favehotel Hyper Square ini. Alasan pertama, tentu karena lokasi. Berada di kawasan Paskal Hyper Square, Jalan Pasir Kaliki yang strategis, favehotel Hyper Square mudah dijangkau bila kita ke Bandung menggunakan kereta api. Di sekeliling favehotel Hyper Square pun banyak pusat kuliner yang menarik untuk dicoba. Plus jangan lupa, kalau tepat di depan hotelnya ada 23Paskal. Salah satu pusat hiburan dan perbelanjaan di Kota Bandung.

Alasan kedua, tentu karena harga. Tidak dipungkiri, favehotel terkenal sebagai brand hotel yang mempunyai rate menginap paling bersaing. Terjangkau tapi tetap memukau. Berada di kisaran mulai dari Rp300ribuan per malam, tentu saja favehotel Hyper Square menarik sebagai pilihan.

Alasan ketiga adalah kenyamanan dan kehangatan. Kesan ramah di favehotel Hyper Square entah mengapa kuat melekat pada ingatanku. Bahkan setelah lebih dari 3 tahun berlalu, hotelier di sini masih ingat saat aku menginap sebelumnya. Senyum dan sapa pun selalu aku dapatkan, baik dari FO, petugas keamanan, hingga di restoran.

Lalu apa yang beda di staycation kali ini?

Fabroom Plus

Ternyata ada perubahan dalam penamaan kamar di seluruh favehotel. Bila dulu memakai nama Superior, Deluxe, Executive, dan Suite sekarang favehotel memakai nama yang menjadi identitasnya sendiri. Ada faveroom (superior), funroom (deluxe), fabroom (executive), dan fabroom plus (suite). Pada review sebelumnya aku mencoba kamar tipe funroom atau deluxe, kali ini aku akan menginap di kamar tipe fabroom plus yang jumlah unitnya terbatas banget. Seperti apa kamarnya?

“Klik”

Begitu pintu terbuka aku langsung disambut kamar lega yang memiliki dinding kaca di kedua sisinya. Wajar bila merasa lega karena kamar fabroom plus ini memiliki luas 42 meter persegi.

Terbagi dua bagian besar dengan semacam sekat/dinding. Ada bagian untuk kamar mandi beserta lemari/tempat kita meletakkan baju/tas. Lalu ada pula bagian kamar tidur lengkap dengan segala fasilitasnya.

Ada TV 40 inch dengan tangkapan gambar jernih, kulkas kecil yang beneran dingin, teko pemanas air dengan pilihan teh dan kopi, meja kerja, hingga sofabed yang memanjang di salah satu sisi dinding/jendela kamar.

Ngobrolin jendela atau dinding, seperti aku bilang kalau kamar fabroom plus ini mempunyai dinding kaca di kedua sisinya. Semacam jendela super lebar ceiling to floor. Hal ini menjadi favoritku banget karena selain menambah kesan lega, aku pun jadi bisa bersantai sembari cuci mata menikmati pemandangan Bandung kota. Dengan adanya sofabed di sepanjang sisi salah satu jendela, aku pun bisa bersantai di sudut kamar sembari menikmati cemilan dan pemandangan. Ah tentu akan lengkap kalau bersama pasangan. Sayangnya, aku menginap kali ini (lagi-lagi) masih sendirian.

Beralih ke kamar mandinya yang amazing banget. Selain luas, kamar mandi di tipe fabroom plus ini memiliki bathtub dan standing shower yang terpisah areanya. Buatku, ini nilai lebih banget sih. Belum lagi amenities pasti lebih lengkap dibanding tipe kamar lainnya.

Air panas mengalir tanpa kendala. Pun sekat kaca di standing shower berfungsi sebagaimana mestinya. Kamar mandi tetap kering, tanpa ada genangan ataupun kenangan. Eh.

Kamar mandi dengan bathtub memang jadi favoritku sih. Sebagai seorang yang lebih senang leyeh-leyeh di kamar, tentu aku cenderung memaksimalkan fasilitas yang ada di dalam kamar. Berendam air hangat di bathtub, ditemani minuman dingin dari kulkas, sempurna sekali rasanya.

Malam hari tiba, menikmati suasana malam di sudut kamar. Ditemani minuman dan cemilan, dengan latar pemandangan Bandung saat malam, pengalaman menyenangkan yang sulit dilupakan.

Aktivitas

Sebagai hotel budget yang kuat di MICE, favehotel Hyper Square memang tidak memiliki fasilitas seperti fitness center atau kolam renang. Namun karena berada di area Paskal Hyper Square, berolahraga pagi atau sore pun tetap menyenangkan untuk dilakukan. Misalnya dengan lari pagi atau senam yang beberapa waktu ini lumayan ramai dilakukan di area Paskal Hyper Square.

Jadi seperti biasa, sejak pandemi aku memang menjaga agar berat badanku tidak kembali ke angka 80an seperti sebelum pandemi. Sudah berjuang hingga sekarang di 60an, tentu olahraga adalah konsekuensi yang harus rutin aku lakukan. Setelah Subuh aku mulai berlari pagi, ringan saja hanya 3 putaran mengelilingi area Paskal Hyper Square.

Pada pagi hari, di depan favehotel Hyper Square terdapat tenda yang menyediakan aneka kopi, jajanan, hingga cemilan ringan yang ternyata laris dan menarik perhatian. Tentu semua ini disajikan dari kitchen favehotel Hyper Square ya. Aku tidak ikut nimbrung karena nanti juga akan menikmatinya saat sarapan di Lime Coffee Shop.

Oh iya, kalau menginap di favehotel Hyper Square, tentu kita akan mudah untuk main ke 23Paskal. Karena memang cuma beberapa langkah saja dari pintu favehotel Hyper Square. Selain itu, kalau mau mengeksplor kulineran, di Jalan Sudirman pun banyak kuliner yang menarik untuk disantap. Hanya 5 menit berjalan kaki dari favehotel Hyper Square.

Seperti yang pernah aku singgung di reviewku sebelumnya, kalau lokasi favehotel Hyper Square ini memang asyik banget.

Konsep favehotel sendiri memang eyecatching dengan beberapa spot yang menarik untuk tempat berfoto. Sejak dari lobby pun sudah terlihat. Aku sendiri senang berfoto di jendela lorong depan kamar. Satu spot lainnya, berfoto di lantai meeting room yang muralnya memang instagramable.

Kalau di kamar? Tentu rajin foto-foto juga dong. Apalagi fabroom plus favehotel Hyper Square emang kece banget.

Lime Coffee Shop

Salah satu yang tidak boleh dilewatkan kalau menginap di favehotel Hyper Square adalah sarapan di Lime Coffee Shop. Selain tempatnya nyaman, ada area merokok terpisah dan protokol kesehatan cukup ketat, menu yang disajikan sangat beragam untuk ukuran hotel sekelasnya.

Ada makanan berat, tentu, dengan pilihan nasi putih atau nasi goreng, mie goreng, tumis sayur, dan olahan ayam. Selain itu ada soto ayam, bubur ayam dan bubur kacang hijau, pancake dan waffle, aneka olahan telur, roti dan sereal, sampai jajanan khas Bandung. Bahkan aku menemukan cilok yang bumbu kacangnya pas banget rasanya. Mantap deh ini.

Tersedia pula aneka jus yang disimpan di kulkas. Jadi pasti kesegaran dan dinginnya terjaga ya.

Lime Coffee Shop sendiri beroperasi dari pukul 06.30 sampai 23.00, jadi memang bisa untuk makan siang dan makan malam juga. Rentang harga menu yang ditawarkan pun terjangkau. Minuman rata-rata berkisar Rp20ribuan – Rp30ribuan, dan makanan berat umumnya berkisar Rp30ribuan – Rp50ribuan. Standar harga menu makanan di cafe-cafe kan? Enaknya lagi, kita bisa memesan langsung dari kamar.

Seperti saat aku di favehotel Hyper Square. Karena sudah nyaman banget dengan fabroom plus, aku jadi enggan beranjak dari kamar. Saat lapar, cukup memesan melalui layanan kamar. Kemarin aku memesan Korean Beef Galbi dan Roti Bakar Aneka Rasa alias ROSA. Harganya sendiri, Rp45.000 nett untuk Korean Beef Galbi dan mulai dari Rp30ribuan saja untuk ROSA tergantung porsinya.

Untuk rasanya, enak di lidah. Nasinya pulen, dagingnya empuk, bumbunya terasa, dan porsinya bikin kenyang. Korean Beef Galbi ini pas banget untukku makan malam.

Kalau ROSA, ini favoritku banget. Menjadi cemilan yang membantuku terjaga saat menyelesaikan pekerjaan. Dimakan saat hangat atau panas, nikmat. Ketika dingin pun tidak keras, masih enak bahkan sampai keesokan harinya.

Jadinya …

Kali kedua ke favehotel Hyper Square membuatku semakin nyaman untuk menginap di hotel ini. Prosedur dan protokol kesehatan yang terjaga, kemudahan pemesanan hingga pembayaran melalui Archipelago Membership, keramahan dan kehangatan stafnya, hingga terjangkau dan enak pilihan menu-menunya. Belum lagi lokasi strategis yang dekat dengan banyak pusat aktivitas dan kegiatan menarik. Mau sekadar main, berwisata, hingga kulineran cocok banget dari favehotel Hyper Square.

Bila berkesempatan, cobalah menginap di fabroom plus agar semakin terpuaskan. Kamar yang bikin aku lupa kalau favehotel biasanya identik dengan hotel budget. Kenyamanan paripurna bisa ditebus dengan harga terjangkau, hanya Rp700ribuan di aplikasi Archipelago Membership, itu sesuatu banget sih.

Pada akhirnya kita memang akan kembali pada sesuatu yang sudah membuat kita nyaman. Seperti di Jakarta, aku kerap kembali ke Harper MT Haryono atau saat di Solo aku beberapa kali ke Alana Solo, di Bandung pun aku kembali ke favehotel Hyper Square. Pun mendapat edisi spesial karena aku mencoba kamar paling istimewa di sini, fabroom plus.

Jadi sudah pernah belum ke favehotel Hyper Square? Atau mau kapan ke sini? Yuk staycation!

favehotel Hyper Square Bandung

Paskal Hyper Square
Jln Pasir Kaliki no. 25 – 27 Bandung 40181

WA : +62 897 8836 333
E : hypersquareinfo@favehotels.com

IG : @favehypersquare

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: